Bismillah.....
Alhamdulillah, terima kasih yaa Allah.. Engkau memberi banyak sekali saudara2 yg "berkualitas", yg selalu mengingatkan sy yg sering jatuh, memberi sokongan motivasi, sampai pada hal ........
Seperti biasa, liqo semalam yg luar biasa..
di pojokkan dengan cerita2 Saudara2 sy waktu masih muda, waktu mereka menikah...
Setelah hampir setiap liqo di cekoki materi2 tentang munakahat ( lha wong tinggal sy seorang yg lom nikah) -- jan Murabbi jg mendukung teman2 dengan sesekali menyentil-Alhamdulillah--- dan hampir selama itu hanya bisa jd pendengar yg baik.. Setiap sampai masalah munakahat, mereka semua berpaling pd sy.. Dengan menyodorkan berbagai pertanyaan, berbagai dorongan, berbagai contoh orang yg telah melakukannya..
@ pak Adrowi ( ni yg selalu memulai membuat 'masalah' tp sy bersyukur punya saudara spt beliau yg memperhatikan hal2 sekecil apapun bt sy )
Beliau memulai : "tunggu apa lg, belum yakin bisa memberi makan istri dan anak2nya apa?? udah jangan pikir panjang nikah aja langsung, ALLAH yg akan memberi kita rizki ( nek di pikir, hmm iya jg )"... bla bla bla, sampai pada waktu beliau menikah "sy tuh memulai dari nol ( pekerjaannya, usahanya,dll ) dulu masih belum punya apa2, pertama buat beli rumah. uang dari mana? mahar pernikahan yg buat istri sy minta, trus d jual buat beli rumah. habis itu baru menapak sedikit demi sedikit baru punya usaha sampai seperti ini."
@ pak Aris
Beliau menimpali dengan dukungannya yg besar pd pak Adrowi : "iya betul itu." bla bla bla, sampai pada "hmmm mungkin mahar nikah yang paling sederhana sy, maharnya mau tw apa? satu al Quran."
@ pak Sahrul pun sampai ikut bicara
Ini ni menceritakan dari yg cuma ketemu ma calon istri cuma dua kali ( yg pertama waktu melihat wajahnya dan yg kedua waktu melamar ). Udah ngga usah pacaran, pacarannya di mulai aja waktu sudah menikah mpe sekarang, katanya.
setelah berbagai "cercaan", liqo diakhiri dengan membuka surat an nuur:32.
Dan kawinkanlah orang-orang yang sedirian[1035] diantara kamu, dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan kurnia-Nya. Dan Allah Maha luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui.
[1035]. Maksudnya: hendaklah laki-laki yang belum kawin atau wanita- wanita yang tidak bersuami, dibantu agar mereka dapat kawin.
====
jadi tambah tidak bisa berkelit T_T, alhamdulillah
...................................................................................
Jumat, 26 Desember 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Ya udah, kalo pengen nikah ya nikah aja. hehe semoga dapat istri sholehah, amien
BalasHapus